Upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa terhadap isu strategis di bidang ketenaganukliran terus dilakukan Politeknik Al Islam Bandung. Salah satunya melalui kunjungan studi ke Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang berlangsung di Auditorium BAPETEN pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran dan fungsi BAPETEN sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab dalam pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai tugas utama BAPETEN, mulai dari aspek regulasi, perizinan, hingga pengawasan keselamatan dan keamanan nuklir.

Melalui sesi diskusi interaktif, mahasiswa diajak memahami bagaimana tenaga nuklir dimanfaatkan di berbagai sektor, seperti kesehatan, industri, dan penelitian, serta bagaimana BAPETEN memastikan pemanfaatan tersebut berjalan aman, selamat, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan kritis yang diajukan terkait implementasi pengawasan nuklir di lapangan.

Kegiatan kunjungan studi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang utuh dan kontekstual kepada mahasiswa mengenai pentingnya peran BAPETEN dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari potensi risiko pemanfaatan tenaga nuklir. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Dengan adanya kegiatan ini, Politeknik Al Islam Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) guna mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terhadap isu-isu strategis nasional.