YOGYAKARTA – Politeknik Al Islam Bandung (PAIB) menunjukkan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dengan berpartisipasi dalam “Lokakarya UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam 2026” yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Kehadiran PAIB dalam forum bergengsi ini diwakili langsung oleh Direktur PAIB, dr. Shiane Hanako Sheba, MKM., serta Ketua Pengawas dan Penjaminan Mutu, Dian Nuramdiani, S.Pd., M.Si.

Meski merupakan pengalaman pertama bagi PAIB mengikuti lokakarya berskala nasional ini, semangat untuk mewujudkan Green Campus sebenarnya telah lama menjadi bagian dari rencana strategis institusi. Partisipasi ini menjadi momentum penguat bagi PAIB untuk menunjukkan komitmennya melalui penandatanganan komitmen bersama dengan berbagai Perguruan Tinggi lain dalam menyelaraskan program kampus hijau dengan kontribusi nyata terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam rangkaian kegiatan ini, dilakukan pembahasan mendalam mengenai berbagai pilar keberlanjutan di lingkungan kampus, antara lain:

  • Metodologi UI GreenMetric World University Rankings: Memahami standar penilaian kampus berkelanjutan.
  • Sarana, Prasarana, dan Energi: Pengelolaan infrastruktur kampus serta mitigasi perubahan iklim melalui efisiensi energi.
  • Pengelolaan Limbah dan Air: Strategi penanganan sampah serta konservasi sumber daya air.
  • Transportasi dan Pendidikan: Pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan serta integrasi riset dan kurikulum berbasis lingkungan.

Langkah ini menegaskan bahwa meskipun PAIB secara administratif tidak berada di bawah naungan Kementerian Agama, institusi tetap memegang teguh napas dan prinsip keislaman yang kuat. Partisipasi aktif ini merupakan wujud nyata penerapan prinsip ekoteologi, di mana nilai-nilai agama menjadi fondasi spiritual dan moral dalam menjaga kelestarian alam sebagai amanah untuk keberlangsungan bumi.