BANDUNG – Sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah 4, Pemerintah Kota Bandung melalui Kecamatan Antapani secara resmi menginisiasi acara Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama pada Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini merupakan titik awal persiapan pelaksanaan Program Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi (GRADASI) di tingkat kewilayahan, yang kali ini menggandeng Mahasiswa Politeknik Al Islam Bandung.

Mengusung tema “Pengelolaan Sampah Berbasis Socio-Engineering”, acara peresmian dan pembukaan ini dilangsungkan di Lapang Gasmin, Jl. Purwakarta No. 216, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Antapani, puluhan Mahasiswa KKN dari Politeknik Al Islam Bandung, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Sinergi nyata antara kebijakan tingkat provinsi, elemen kewilayahan pemerintah kota, dan pihak akademisi tampak kuat mewarnai jalannya kegiatan ini. Fokus utama dari kolaborasi KKN GRADASI di wilayah Antapani ini adalah penanggulangan masalah sampah melalui pendekatan socio-engineering atau rekayasa sosial.

Pendekatan strategis ini dipilih agar inovasi yang dihadirkan mahasiswa tidak hanya berpusat pada penyediaan infrastruktur fisik, melainkan juga berfokus pada edukasi dan perubahan perilaku masyarakat sekitar dalam memilah serta mengelola sampah secara berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Setelah apel pembukaan yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan Antapani selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan. Para mahasiswa KKN Politeknik Al Islam Bandung langsung menyebar ke permukiman warga untuk melaksanakan kegiatan Survei RT-RW.

Survei ini bertujuan untuk memetakan kondisi faktual masyarakat, mengidentifikasi kebiasaan warga terkait pembuangan sampah, serta melihat langsung potensi dan kendala yang ada di tiap rukun warga. Data yang diperoleh dari survei awal ini nantinya akan menjadi landasan bagi mahasiswa dalam mengeksekusi program-program kerja inovatif selama masa KKN di Antapani berlangsung.

Melalui sinergi berjenjang dari Pemprov Jabar, LLDIKTI Wilayah 4, inisiatif proaktif Kecamatan Antapani, hingga kontribusi nyata akademisi Politeknik Al Islam Bandung, diharapkan program GRADASI ini dapat menghasilkan solusi aplikatif dalam mewujudkan lingkungan kota yang lebih bersih dan sehat.