BANDUNG – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa Politeknik Al Islam Bandung turut berpartisipasi aktif dalam acara “Pembekalan Pengelolaan Sampah” yang digelar pada hari Kamis, 15 Oktober 2026.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini bertempat di Aula Lantai 2, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, dan dimulai sejak pukul 09.00 WIB.

Pembekalan ini merupakan langkah strategis dalam rangka implementasi Kampus Berdampak melalui Program GRADASI (Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi). Program ini secara khusus difokuskan pada upaya mewujudkan “Sampah Tuntas Berbasis Socio Engineering“, sebuah pendekatan komprehensif yang menitikberatkan pada rekayasa sosial dan perubahan perilaku masyarakat dalam menangani krisis sampah.

Kehadiran DPL dan perwakilan mahasiswa Politeknik Al Islam Bandung dalam agenda ini menunjukkan komitmen kuat dan kesiapan institusi dalam mendukung program strategis pemerintah daerah. Melalui pembekalan ini, para delegasi kampus mendapatkan wawasan mendalam mengenai tata kelola sampah yang modern dan aplikatif.

Pengetahuan yang diperoleh dari pembekalan ini nantinya akan menjadi bekal utama bagi para DPL dan mahasiswa saat terjun langsung mengabdi di tengah masyarakat. Harapannya, sinergi antara pemerintah dan elemen akademisi melalui Program GRADASI ini mampu menciptakan inovasi dan aksi nyata yang berdampak signifikan dalam menuntaskan permasalahan sampah, khususnya di wilayah Jawa Barat.