BANDUNG – Senin, 4 Mei 2026, suasana di kampus Politeknik Al Islam Bandung (PAIB) terasa lebih hangat dan penuh kebanggaan. Di tengah dinamika perkuliahan, muncul sebuah kabar gembira yang membuktikan bahwa kualitas akademik yang bersinergi dengan peluang kerja bukanlah sekadar angan.

Devina Wiatanti, mahasiswa Program Studi Terapi Wicara, resmi dikukuhkan sebagai penerima Beasiswa Ikatan Dinas di RS Mitra Plumbon Indramayu. Pencapaian ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah kontrak kepercayaan bagi seorang calon tenaga kesehatan profesional.

Mewujudkan Slogan “Tenaga Langka Mudah Kerja”

Program Studi Terapi Wicara di PAIB memang dikenal sebagai “permata tersembunyi”. Dengan jumlah lulusan yang masih sangat terbatas di Indonesia dibandingkan dengan kebutuhan pasien, slogan “Tenaga Langka Mudah Kerja” bukan sekadar jargon pemasaran.

Keberhasilan Devina menembus beasiswa ikatan dinas di RS Mitra Plumbon Indramayu menjadi bukti nyata. Rumah sakit besar kini tidak lagi hanya menunggu lulusan melamar, melainkan aktif menjemput bola sejak mahasiswa masih berada di bangku kuliah.

Simbol Prestasi dan Dedikasi

Dalam agenda yang dilaksanakan di kampus PAIB hari ini, apresiasi mengalir deras. Prestasi ini dipandang sebagai buah manis dari kurikulum yang adaptif dan dedikasi mahasiswa dalam menguasai kompetensi klinis yang spesifik.

“Pencapaian Devina adalah motivasi bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita memiliki daya saing tinggi dan langsung terserap oleh kebutuhan industri kesehatan bahkan sebelum mereka diwisuda,” ungkap perwakilan Civitas Akademika dalam acara tersebut.

Harapan bagi Dunia Kesehatan

Bagi RS Mitra Plumbon Indramayu, kehadiran calon terapis wicara seperti Devina adalah jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan yang komprehensif. Sementara bagi Civitas Akademika PAIB, ini adalah momentum untuk terus memacu kualitas pendidikan.

Semoga langkah Devina menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus menebar manfaat. Bahwa di balik ketekunan belajar, ada peluang besar yang menanti di dunia luar.