BANDUNG — Politeknik Al Islam Bandung (PAIB) melaksanakan kegiatan studi banding (benchmarking) ke Universitas Islam Bandung (UNISBA) pada hari Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini berfokus pada penguatan strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pengembangan kapasitas SDM Kehumasan dan Pemasaran, serta optimalisasi tata kelola beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Kunjungan ini dipimpin oleh jajaran pimpinan dan tim Unit Relasi dan Pemasaran (URP) PAIB guna mempelajari praktik terbaik (best practice) yang diterapkan UNISBA, terutama dalam mendorong lonjakan pertumbuhan pendaftar hingga 20 persen pada periode penerimaan terbaru.
Fokus utama pembahasan tertuju pada kebijakan UNISBA yang memisahkan fungsi Humas dan Admisi. Humas difokuskan pada penguatan citra (branding) dan keprotokolan, sementara Admisi bergerak secara independen dalam aktivitas penjualan langsung (hard selling), telemarketing, dan pengoperasian otomatisasi digital marketing secara mandiri.
Selain strategi pemasaran digital, diskusi juga menyoroti manajemen KIP Kuliah di bawah Bagian Kemahasiswaan. UNISBA membagikan skema prioritas seleksi untuk kategori desil 1 hingga 4, serta langkah-langkah mitigasi risiko guna menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
Hasil dari kegiatan benchmarking ini akan ditindaklanjuti PAIB melalui penyusunan rencana aksi (action plan), yang mencakup optimalisasi komunikasi pendaftaran berbasis otomatisasi pesan, penguatan kemandirian tim promosi internal, hingga penerapan instrumen evaluasi terukur pada setiap kerja sama kemitraan institusi.

