BANDUNG – Politeknik Al Islam Bandung (PAIB) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Rumah Sakit Amira guna memperkuat integrasi antara dunia pendidikan vokasi dengan industri kesehatan. Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoK) ini dilaksanakan langsung di Kampus Politeknik Al Islam Bandung pada Senin (4/5/2026).
Kolaborasi ini mencakup cakupan yang luas, mulai dari penguatan pilar Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat), penyediaan lahan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa, hingga program rekrutmen melalui skema beasiswa ikatan dinas.
Pimpinan Politeknik Al Islam Bandung menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Melalui kemitraan ini, mahasiswa PAIB dipastikan akan mendapatkan akses praktikum di RS Amira untuk mengasah kompetensi klinis mereka di lingkungan profesional.
“Kami berkomitmen untuk memperpendek jarak antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Dengan adanya jalur beasiswa ikatan dinas, lulusan kami memiliki peluang lebih besar untuk langsung berkontribusi di RS Amira,” ungkap pihak manajemen PAIB dalam sambutannya.
Selain fokus pada mahasiswa, kerja sama ini juga menyentuh aspek pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi internal rumah sakit. RS Amira berencana memfasilitasi karyawannya yang masih lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Politeknik Al Islam Bandung guna meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan di lingkungan mereka.
Pihak manajemen RS Amira menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, investasi pada pendidikan karyawan dan perekrutan lulusan terampil dari PAIB adalah kunci utama dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan di masa depan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan kunjungan fasilitas laboratorium kampus dan diskusi teknis mengenai implementasi program beasiswa yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun akademik mendatang.

